The Past never comes back

July 26th, 2007 by asvi-pusat-81-itb

saya baru menyelesaikan sinetron jepang, yang biasa disebut J Dorama, yang bertitel Proposal Daisasuken, ceritanya mengenai seorang laki2 yang menyesali pernikahan teman masa kecilnya dengan orang lain karena sesungguhnya yang laki2 tersebut mencintainya.

tanpa bermaksud spoiler, JDorama tersebut memberikan saya banyak pelajaran, yang saya sudah ketahui dari dahulu namun tidak sanggup untuk saya implementasikan. Sakit sekali ketika saya memahami apa yang ingin disampaikan oleh drama tersebut.

Yang saya dapatkan adalah:
1.Masa lalu tidak akan kembali
seberapapun kita ingin mengubahnya, masa lalu tidak akan dapat bisa berubah. mengais ngais masa lalu untuk kembali sama saja dengan mengharapkan orang mati untuk hidup kembali… yang terjadi takkan terulang lagi. Oleh karena itu, mungkin saja yang dikatakan julia estele dalam alexandria, bahwasanya yang paling berharga adalah detik yang telah berlalu, mungkin ada benarnya.

2.Hanya orang bodohlah yang menunda pekerjaan hari ini untuk esok
Ya, hanya orang bodoh… dan itulah saya, orang bodoh, tidak, lebih parah lagi, orang yang sangat sangat bodoh, karena meskipun saya mengetahuinya, tetap saya tidak bisa melaksanakannya…

3.In winning we win something, in loosing we lost nothing
Mengapa terkadang kita tidak berusaha mendapatkan apa yang kita inginkan, memenangkan apa yang kita butuhkan. Apakah harga dari berusaha? waktu yang terbuang? sumber daya yang terpakai? tenaga yang hilang? tanpa berusaha, waktu tetap terbuang, sumber daya tetap terpakai, tenaga tetap hilang, karena menyesali kenapa kita tidak berusaha, ya, saya menyesalinya kenapa saya tidak memenangkan hatinya…

(to be continued)

Jika ia bersedia menjadi milikku

March 19th, 2007 by asvi-pusat-81-itb

    Jika ia bersedia menjadi milikku,
akan kujadikan cita - citanya menjadi kewajibanku. akan kubantu sepenuh hati agar ia mampu mencapainya, meski berarti mengorbankan diri sendiri. Asalkan ia tahu, sudah cukup bagiku. karena membahagiakannya adalah impianku yang paling ingin aku wujudkan

    Jika ia bersedia menjadi milikku,
akan kuberikan seluruh kesetiaan ku. akan kubuat bagiku seolah olah tidak ada wanita lain selain dia di dunia ini. akan kucegah mata ini untuk melirik wanita lain, dan akan kucegah hati ini untuk mengingat yang lain.

    Jika ia bersedia menjadi milikku,
akan aku temani dalam suka dan duka. akan kudatangi dia ketika aku bahagia, dan akan kucari dukungannya ketika aku menderita, karena bahagiaku adalah melihat dia bahagia, dan kekuatanku adalah dukungan darinya.

    Jika ia bersedia menjadi milikku,
akan aku semangati dia untuk menjadi manusia yang lebih baik, manusia yang berguna bagi orang lain, karena sebaiknya baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. hal ini semata - mata karena aku ingin menjadikannya yang terbaik, bagi dunia maupun sang maha pencipta, karena dia telah menjadi yang terbaik bagiku.

     jika ia bersedia menjadi milikku,
akan aku berikan kebebasan yang bertanggung jawab dalam berhubungan denganku. akan kuberi ruang yang luas agar ia dapat mengekspresikan dirinya sekehendaknya, namun cukup sempit agar ia tidak lepas dari tanggung jawabnya. karena wanita bagaikan pasir, jika terlalu keras atau terlalu longgar digeggam, akan hilang terbawa angin.

    Jika ia bersedia menjadi milikku,
akan kujaga ia dari hal - hal yang akan merusaknya, akan kulindungi ia dari hal - hal yang membahayakannya, akan kulakukan semampuku, sebaik baiknya aku bisa. karena bagiku, hanya dialah pengisi kekosongan hati, tanpanya, hidupku tidak berputar.

    Jika ia bersedia menjadi milikku,
tiada urusan pribadiku yang lebih penting dari dirinya. memenuhi kebutuhannya adalah tujuan utama dari semua usaha duniawi yang aku lakukan.

    Jika ia bersedia menjadi milikku,
akan kularang dia menjaga makanannya, jika hal itu hanya akan membuatnya sengasara hanya untuk menjaga penampilan. penampilannya tak penting bagitu, bahagiaku adalah karena jiwa dan hatinya mau menerimaku apa adanya diriku, sehingga apa adanya dirinya adalah yang terbaik bagiku.

    Jika ia bersedia menjadi milikku,
Dunia ini akan menjadi lautan air mataku. karena haru yang terasa didada, dan bahagia yang terasa dijiwa, membuatku mampu menghasilkan dan mengeluarkan air mata bahagia karena ia bersedia menjadi milikku.

akan tetapi ia tidak bersedia menjadi milikku,
sehingga aku hanya bisa berdoa, agar pria yang bersamanya menempatkannya lebih tinggi dari tempatnya dihatiku, meninggikannya lebih tinggi dari tingginya ia bagiku, dan agar aku dapat tetap tulus mencintainya, karena bahagianya lebih utama dari bahagiaku…

Pelajaran dari suatu Pudding

December 15th, 2006 by asvi-pusat-81-itb

Pada suatu hari jumat, saya bersama teman-teman saya pergi ke suatu tempat untuk makan malam. Di tempat itu, saya memesan caramel pudding, satu-satunya menu pudding di tempat itu. namun saya kurang beruntung, puddingnya sedang kosong.

Akan tetapi, saya tidak menyerah. saya kemudian menghubungi "teman seperjuangan" saya untuk menemani saya mencari pudding. Dia bersedia menemani saya, dan kami berjanji bertemu jam setengah 11 malam.

Setelah bertemu, saya mengurungkan niat saya untuk memintanya menemani saya, karena saya pikir alasannya sangat tidak penting. Setelah saya menanyakan dimana tempat yang menyediakan pudding, sayapun pergi sendiri untuk mencarinya.

menurut saya, sungguh suatu hal yang aneh dan tidak penting, hampir tengah malam berada di jalanan hanya untuk alasan: memakan pudding. bukankah lebih mudah untuk mencari keesokan harinya? banyak toko-toko yang sudah tutup malam itu. jika saya mencari siang hari, tentunya akan mudah didapatkan.

tetapi tetap saja saya terus mencari, terus berkeliling, hanya untuk memakan pudding malam itu juga.

U know what? sewaktu saya melewati jalan dago, saya melihat toko, yang seharusnya sudah tutup, buka hingga jam 12 malam. saya ingat teman saya berkata bahwa toko itu menjual pudding. saya parkirkan motor saya, saya membeli pudding di toko tersebut, dan saya makan saat itu juga..

where there is a will, there is a way. saya mempelajarinya melalui peristiwa yang unik… dan mungkin setiap saya memakan pudding, saya akan teringat bahwasanya dimana ada kemauan, disana ada jalan.

Urusan

December 11th, 2006 by asvi-pusat-81-itb

urusan, suatu kata yang seringkali diucapkan, biasanya merepresentasikan suatu hal yang harus dilakukan oleh seseorang. Entah seseorang itu merasa urusannya adalah kewajiban, keharusan, ketidakharusan, kesenangan atau apapun, yang jelas seseorang itu ingin urusannya terselesaikan.

dalam rangka menyelesaikannya itu, seringkali seseorang mendalami, menyelami dan menghayati urusan yang sedang ia kerjakan. Dengan semampunya ia kerjakan, dengan sekuat tenaga ia usahakan, dan yang ia inginkan bukan hanya terselesaikannya urusan tersebut, akan tetapi proses penyelesaiannya yang dilakukan dengan benar. seseorang yang seperti itu,  bisa dikatakan seseorang yang idealis dilihat dari suatu sudut pandang.

ada juga seseorang yang membutuhkan orang lain untuk menyelesaikan urusannya. mungkin dia tidak mampu atau tidak mau untuk menyelesaikannya sendirian. yang manapun dari keduanya, seseorang tersebut sebenarnya adalah orang yang mengerti hakikat makhluk sosial, meskipun terkadang terlihat tidak baik.

ada juga seseorang yang selalu melemparkan urusannya untuk dikerjakan orang lain. sekilas, seseorang ini tampak seperti orang yang malas, namun anehnya, justru seseorang seperti inilah yang paling banyak, bahkan terbit suatu buku legendaris oleh adam smith yang membicarakan bagaimana cara melempar suatu urusan yang jitu agar dapat memajukan suatu negara. bisa dibilang, seseorang inilah yang membangun peradaban, memajukan umat manusia.

urusan, entah apapun itu, akan berhubungan dengan minimal 1 orang, yaitu seseorang yang memang memiliki urusan tersebut. tentunya yang berhubungan dengan orang lain lebih banyak daripada yang tidak, sehingga terkadang, bagaimana proses pelaksanaannya, yang penting adalah hasilnya yang baik.

dan yang paling pasti, urusan tidak akan pernah berakhir. setidaknya selama seseorang itu masih hidup. sesulit apapun urusan yang sedang dilakukan, seseorang tetap mendapat kabar baik, yaitu kabar bahwasanya ia masih hidup.

mimpi kekasih pertama dan kenangan

July 26th, 2006 by asvi-pusat-81-itb

malam ini saya bermimpi indah, yaitu bertemu dengan mantan pacar saya yang pertama. Dalam mimpi itu kami berbincang-bincang, jalan - jalan, bermain - main, dan tampaknya kami "jadian" lagi dalam mimpi itu. Paginya saya terbangun, saya merasa seperti mendapat energi lebih untuk memulai aktivitas hari ini, dan saya pikir, ini pasti datang dari mimpi indah itu.

Yang membuat mimpi semakin indah lagi, mimpi itu datang sangat tanpa diduga. Akhir - akhir ini, banyak yang saya harus kerjakan, sehingga saya tidak sempat untuk bernostalgia mengenai hidup saya. namun ntah kenapa, tadi malam saya bermimpi, dan saya bersyukur karena bermimpi. kebetulan yang menyenangkan (no offense lho niz, seriusly).

Dalam perjalanan menuju kantor (tempat PKL), saya mencoba mengingat - ingat masa masa dulu bersamanya. Setelah saya selami, tampaknya sulit bagi saya untuk mengingat kenangan yang buruk. tentunya semua orang tahu, pacaran adalah saat - saat yang indah, dan berakhirnya hubungan itu, apalagi jika kita tidak mengehendakinya, sangatlah menyakitkan. namun entah kenapa, setelah sekian banyak waktu berlalu, kenangan akan hal - hal yang menyakitkan seakan hilang, sehingga hanya menyisakan kenangan yang membahagiakan.

Dan uniknya lagi tentang kenangan, kenangan itu tidak pernah sama, tidak akan pernah terulang, meski dengan orang yang sama sekalipun. Sungguh Allah SWT Maha Pemurah, kita bisa memiliki ribuan kenangan indah yang unik (tidak ada yang sama), dan masih bisa menciptakan ribuan kenangan lagi yang berbeda dengan yang kita miliki sebelumnya.

Dengan adanya mimpi - mimpi indah, dan kenangan - kenangan manis, bukankah hidup kita akan terasa semakin menyenangkan? ah.. Life, isn’t it unexpectedly wonderfull?

PS: Untuk orang - orang yang telah membantu saya menciptakan kenangan indah dalam hidup saya, saya ucapkan terima kasih. Saya mohon maaf jika pernah berbuat kesalahan kepada kalian.

Love Talk : Variasi Perihal Cinta Manusia

July 11th, 2006 by asvi-pusat-81-itb

Entah kenapa, membahas cinta tidak seakan pernah bisa berakhir, tak terhitung banyaknya lagu yang tercipta karenanya, film yang terinspirasi olehnya, puisi - puisi yang terangkai untuknya, dan banyak lagi. mungkinkah karena berjuta rasa yang terdapat dalam hati ketika cinta itu datang? atau karena sakit teramat ketika cinta itu tak berbalas? atau karena benci yang mengakar ketika cinta itu berkhianat? ataukah penantian tak kenal lelah ketika cinta itu tak kunjung datang? sekali lagi, Entahlah, yang jelas, manusia seakan tidak pernah berhenti terpengaruh olehnya.

Saya disini akan bercerita mengenai kisah2 insan dalam hal cinta. Yang pertama adalah seorang wanita. Ia mengenal seseorang dan menjalin ikatan "pacar" ketika SMU. hubungan ini berlanjut bahkan ketika sang wanita keluar negri untuk sekolah. terus berlanjut selama beberapa (> 5) tahun hingga akhirnya kandas. sedih, murka, hancur, air mata dan lainnya dialami sang wanita. Neraka seakan datang menghampiri. Saat ini, sang wanita sudah menikah dan bahagia.

Yang kedua adalah seorang perempuan. hari - harinya tampak kurang berkenan hingga akhirnya berkenalan dengan cinta. Perkenalan itu membuatnya berubah, menerangi hari - harinya, meringankan langkahnya, dan meningkatkan kualitas dirinya. Namun lama - lama perasaan itu tidak datang lagi dengan sendirinya, karena cinta yang datang kala itu, bila tidak dijaga, bukan mustahil untuk pergi. Namun justru, perjuangan menjaga cinta mendatangkan kebahagiaan yang tidak muncul pada awal dia berkenalan dengannya. Saat ini, sang perempuan masih berjuang.

Yang ketiga adalah seorang laki - laki. Laki - laki yang bisa dikatakan memiliki segalanya. Dia berkenalan dengan cinta, cinta dari wanita yang pula memiliki segalanya, dan anggapan sang laki - laki, "segalanya" dia tidak ada apa - apanya dibandingkan dengan "segalanya" sang perempuan. Oleh karena itu, sang laki - laki memutuskan untuk menghabiskan waktu berusaha menggapai "segalanya" sang wanita. Ketika "waktu" sang pria terhabiskan, sang wanita berkenalan dengan cinta dari pria lain. sang laki - laki tidak terpengaruh, cintanya tetap ia pertahankan untuk sang wanita. Saat ini, sang laki - laki masih berusaha menggapai.

Yang Keempat adalah seorang Pria. Tidak terketahui apakah ia mengenal Cinta dari seorang wanita, namun, Ia sangat mengagungkannya, itu terlihat dari sikapnya yang begitu Taat pada Yang Maha Pencipta, begitu berbakti pada orang tua, Begitu penyayang pada manusia yang sedarah dengannya, begitu setia pada manusia yang seperjuangan dengannya, begitu gigih memperjuangkan kebenaran yang dianutnya. Tampaknya  ia mengenal cinta dari Sang Maha Pencipta, keluarga, sahabat dan apa - apa yang dilakukannya. Saat ini, sang Pria sedang tidur di tempat peristirahatan terakhir di dunia ini.

Banyak sekali kisah - kisah manusia perihal cinta, bahkan dan diri seseorang, mungkin terdapat lebih dari satu kisah cinta.Terlepas dari apapun arti Cinta, cinta diciptakan Oleh Tuhan Yang Maha Esa untuk manusia, dan kita sebagai manusia, sudah seharusnya menjaganya dengan sebaik - baiknya.

Sebuah Akhir

June 29th, 2006 by asvi-pusat-81-itb

Terdapat suatu kalimat yang dikutip dari game Final Fantasy IX, yang jika diterjemahkan, akan berbunyi, “yang paling pasti mengenai masa depan, adalah ketidak pastiaannya”. Kalimat tersebut ada benarnya juga, tidak ada seorangpun yang mengetahui dengan pasti apa yang akan terjadi dimasa depan. Namun pada jalan hidup setiap manusia, seberapa tidak pastinya masa depan, pasti kita akan mengalami yang namanya kematian.

Kematian, suatu misteri dalam hidup, namun juga merupakan suatu kepastian. Cepat atau lambat, kematian pasti datang, dan jika telah datang, baik tua ataupun muda, baik atau jahat, laki – laki atau perempuan, kaya atau miskin, tidak akan luput darinya. Jika telah datang, kematian tidak akan perduli apakah orang yang dijemputnya siap atau tidak menyonsong kematiannya, tidak ada toleransi, tidak ada keterlambatan, jika saatnya telah tiba. Dan bila itu terjadi, bagi manusia yang didatangi, berakhirlah semua hal yang berhubungan dengan dunia ini bagi dia, kegiatan - kegiatannya, rencana – rencananya, hartanya, kebahagiannya, kesedihannya, kebanggaannya, mimpi – mimpi serta harapannya, dll.

Apa yang terbentang dihadapan manusia setelah kematian adalah misteri juga, secara tidak seorangpun yang mengetahuinya dengan pasti. Oleh karena itu, dan ditambah dengan alasan – alasan lain yang mungkin lebih kuat, banyak manusia yang memiliki ketakutan terhadap kematian.

Mungkin perihal ketakutan dapat dianalogikan seperti ketakutan saat akan menunggu hasil SPMB, yang mana setiap siswa merasakan ketidakpastian pada dirinya apakah akan diterima ditempat yang diinginkan atau tidak. Namun tentunya tidak setiap siswa gelisah, ada beberapa siswa yang dapat dengan tenang menunggu, biasanya siwa – siswa yang demikian itu adalah siswa yang telah melakukan persiapan dengan sungguh - sungguh dan mengerjakan dengan sebaik - baiknya.

Begitu juga dengan perihal kematian, terdapat manusia – manusia yang tidak takut jika didatanginya karena dia telah melakukan persiapan menyongsongnya, yang tentunya persiapan menghadapi kematian jauh lebih sulit dibanding analogi diatas karena tidak ada seorangpun yang mengetahui kapan datangnya kematian pada dirinya.

Terkadang dalam suatu kondisi yang santai, mungkin terlintas pertanyaan, “apakah hidup untuk uang atau uang untuk hidup?”, “apakah hidup untuk makan atau makan untuk hidup?”. Bila terdapat pertanyaan seperti itu, bisa juga kalimatnya diubah menjadi: “apakah hidup untuk mati atau mati untuk hidup?” bila dilihat dari dua pertanyaan sebelumnya, tentu lebih baik pilihan “uang untuk hidup” dan “makan untuk hidup”, akan tetapi, apakah pilihan “mati untuk hidup” lebih baik daripada “hidup untuk mati”? hal ini terserah pandangan sahabat masing – masing, asalkan sahabat mempunyai pendapat yang sudah sahabat pikirkan dengan matang. Dan semoga kita semua sudah siap jika tiba waktunya kematian menghampiri.

below

June 29th, 2006 by asvi-pusat-81-itb

Smile of The Stars  (just another ordinary romantic poet)

Maybe everyone think that you are pretty

but I don’t know about that

Maybe every guy want you to be their lover

but I’m not sure about that

still, there is one thing that I know for sure

It’s about your smile, and it worth a countless star

Hidup dan Perbedaan

June 28th, 2006 by asvi-pusat-81-itb

Hidup, suatu kata yang apabila ditanyakan kepada saya apakah artinya, saya tidak bisa menjawab dengan pasti. namun tetap terlintas beberapa kata di benak saya, yang pertama adalah perjuangan

hidup adalah perjuangan, karena selagi kita hidup, kita akan mendapati never ending problem yang menerpa diri kita, dan disinilah sisi baik dari  keinginan kita yang tidak pernah puas menampakkan diri, yaitu membuat kita untuk berjuang menyelesaikannya

kemudian kalimat kedua adalah pembelajaran. kehidupan adalah unlimited pool of knowledge. tidak ada hari yang sama yang kita lewati, dan dari hari ke hari kita mendapati kejadian - kejadian yang berbeda yang tentunya bila diambil hikmahnya, akan berbeda - beda pula, terkadang saling bertentangan, terkadang saling mendukung.

kemudian yang terlintas lagi adalah ibadah. mungkin bagi sebagian besar orang, inilah yang mereka pegang, hidup kita adalah milik sang Maha Pencipta, sehingga kita harus mengisinya dengan kegiatan - kegiatan yang sesuai dengan perintah-Nya dan jauh dari larangan-Nya.

terlepas dari apa arti hidup yang telah saya jabarkan diatas, tentunya masih banyak pengertian lainnya menurut sahabat - sahabat sekalian, baik yang sahabat pegang atau hanya sahabat ketahui. namun sepengetahuan saya, tidak ada mekanisme yang dapat menilai apakah arti hidup yang kita pegang salah atau benar. apakah ini berarti tidak ada arti hidup benar atau yang salah? itupun saya tidak tahu, hal ini bisa diandaikan sebagai "abu-abu"-nya dari "abu-abu", padahal "abu-abu" sendiri sudah bukan "hitam" atau "putih".

ada kalimat yang pernah saya dengar, "kejamlah pada diri sendiri, maka kehidupan akan lunak kepada anda", suatu kalimat yang, jujur saja, menjadi salah satu pegangan saya saat ini. dan tentunya sahabat - sahabat memiliki pegangan masing - masing yang sahabat percayai.

pengertian kita semua akan hidup berbeda, pegangan kita dalam hidup juga berbeda, akan tetapi, kita semua hidup, kita semua menjalani kehidupan kita. oleh karena itu, sebenarnya kita semua sama, kitalah manusia. saya berharap semoga kehidupan kita semua bukanlah kehidupan yang sia -sia, kehidupan yang bila kita telah terlepas darinya, tidak ada penyesalan dari keterpisahan tersebut. sehingga kita bisa menyongsong apa yang ada dihadapan kita setelah hidup dengan pasti

Melewati dan Terlewati

June 21st, 2006 by asvi-pusat-81-itb

Ingin tak ingin, suka tak suka, bisa tak bisa, kita sebagai manusia terus melangkah pada suatu jalan yang disebut waktu, dan seiring dengan itu, apa yang kita miliki memudar dan apa yang tidak kita miliki datang. bahkan apa apa yang kita percayai saat ini bisa berubah.

Terkadang banyak sekali hal - hal yang kurang mengenakkan terjadi di masa lalu kita, dan terkadang lagi, kita mengharapkan bisa kembali ke masa tersebut dan merubahnya. namun ada juga, sesosok yang tidak menyesali masa lalunya, dan terus melangkah kedepan dengan pasti.

adakalanya juga, kita yang ingin sekali bisa cepat - cepat sampai pada suatu tempat jauh didepan dimana kita berdiri pada jalan waktu, biasanya keinginan ini muncul ketika kita sedang dalam masalah, karena ingin masalah tersebut selesai.

tapi kenyataannya, kita tetap berjalan selangkah demi selangkah kedepan, tidak lebih, dan tidak berganti arah. disanalah keindahannya, kita merangkai hidup kita perlahan demi perlahan, satu demi satu, menjadi "sesuatu" yang memang milik kita sepenuhnya, ya, langkah - langkah dalam hidup dan perbuatan - perbuatan kita adalah murni milik kita.

semoga kita semua bisa merangkainya dengan baik, dan ketika kita tiba pada tempat yang biasa disebut kematian, kita dapat melihat dengan tersenyum tulus langkah - langkah yang kita ambil.

life.. isn’t it unexpectedly Wonderfull?