Terlintas suatu lagu

June 19th, 2006 by asvi-pusat-81-itb

entah kenapa, selagi dalam perjalanan menuju tempat beraktivitas, saya teringat akan suatu lagu. lagu dari masa lalu yang menceritakan tentang jatuh cinta (umum sekali ya?). liriknya menurut saya sangat lucu;

dari manakah datang - datangnya lintah?

darilah sawah - sawah turun ke kali

dari manakah datang datangnya cinta?

dari mata ke hati

orang bilang jatuh cinta itu resah

orang bilang jatuh cinta itu gelisah

tapi jatuh cinta tak pernah berubah

ku terjatuh cinta

o, jatuh cinta, kapan saja, tetap berjuta juta rasanya

rasa gelisah, aduh kang/neng itu mah biasa

not that I am falling in love right now, akan tetapi lagu ini terngiang di kepala selama perjalanan di pagi hari.ah, life, isn’t it unpredictably wonderfull?

Puisi Untuk Bidadari

June 16th, 2006 by asvi-pusat-81-itb

Sebenarnya, aku tidak sedang menulis puisi, hanya menulis curahan hati, karena aku bertemu dengan bidadari, bidadari yang memiliki kecantikan yang mampu menggugah semua nilai - nilai manusiawi, yang mana pada dirinya berpadu dengan sempurna antara cantik bagai pelangi dan manis bagai awan dilangit tinggi.

Aku tidak pernah menyangsikan keagungan Allah SWT yang mencipta diri ini, bagiku, keindahan alun - alun surya kencana, danau toba, sempuh laguna atau bahkan puncak Rinjani sudah mengguncang insani, namun sekali lagi aku dibuat-Nya terpana oleh ke-Maha-Pencipta-an-Nya dengan dipertemukan dengan sang Bidadari.

Ya Allah, sampai kapankah Engkau memukauku dengan dengan ciptaan - ciptaan-Mu yang indah melebihi batas duniawi, dan bagaimanakah dengan keindahan surgawi yang Engkau janjikan pada orang yang berpasrah diri*?

Meskipun bidadari tersebut adalah berada pada takdir yang berbeda dengan yang kujalani…. namun dengan memandangnya saja, kurasakan kedamaian yang sudah lama tidak hadir di dalam hati.